Raja “Crash” Johann Zarco Kini Memimpin Klasemen MotoGP 2021

Johann Zarco From Zero to Hero: September 2019 Keluar KTM, Nyaris Tak Punya  Tim Tahun 2020, dan Kini Pimpin Klasemen - MotoGP Bola.com

Mobw.net – Tak ada yang menyangka jika Johann Zarco yang musim lalu didapuk sebagai raja ‘crash’ kini menjelma jadi kandidat juara MotoGP 2021.

Dua hasil balap di sirkuti Losail, Qatar ini jadi penebusannya selama berseragam Ducati dan KTM?

Musim 2020, Johann Zarco berseragam Ducati Reale Avintia, ia jadi petahana sebagai rider di kelas MotoGP yang paling sering terjatuh, rider berusia 29 tahun itu tercatat 15 kali jatuh-bangun bersama motor Desmosedici GP 19.

Terparah, Johann Zarco menderita patah tulang setelah mengalami kecelakaan mengerikan di MotoGP Austria.

Tak berbeda dari tahun 2019, saat berseragam Red Bull KTM, Johann Zarco juga memuncaki daftar tersebut dengan torehan 17 kali terjatuh dari motor.

Kini bersama Pramac Ducati, dia memimpin kejuaraan dunia MotoGP 2021 setelah sepasang runner-up finis di putaran pembukaan Qatar. Pebalap asal Prancis itu pun tak menyangka jadi rider terbaik Ducati sejauh ini.

“Saya tidak menyangka bisa memimpin kejuaraan ketika saya datang ke sini 35 hari lalu untuk mulai menguji dan mempelajari Ducati,” kata Zarco seperti dikutip Crash, Minggu (11/4/2021).

“Saya masih memiliki banyak hal untuk dikendalikan dengan lebih baik, untuk merasa lebih nyaman dan memiliki lebih banyak pilihan selama balapan. Jadi jika saya masih bisa tumbuh dengan cara itu dan menggunakan potensi penuh dari Ducati, maka saya juga dapat menikmati diri saya sendiri di trek lain,” tutur Zarco.

Tarik garis ke belakang, Zarco bahkan sempat menyerah lebih awal saat berseragam KTM pada 2019. Kontraknya sejatinya berjalan sampai 2020, tapi hasil-hasil buruk tak memuaskan untuk kedua belah pihak.

Zarco dan KTM pisah jalan di akhir musim 2019. Padahal ia baru gabung dari Monster Tech3 Yamaha pada selepas musim 2018 lalu berakhir.

KTM mengungkapkan bahwa ketidakmampuan Zarco beradaptasi dengan motor jadi salah satu alasan yang melatari keputusan ini. Padahal masih tersisa enam balapan lagi.

Setelah itu, ia malah sempat diisukan tertarik menjadi pebalap penguji usai berpisah dari KTM. Zarco juga digadang-gadang akan menggantikan Jorge Lorenzo yang memutuskan pensiun.

Pun akhirnya Repsol Honda memutuskan untuk memakai jasa juara dunia Moto2 Alex Marquez, sampai akhirnya Zarco menerima pinangan Avintia pasca keluarnya Karel Abraham.

Meski demikian, asanya untuk dapat kembali bersaing di lintasan belum padam.

Sempat terkatung-katung, Johann Zarco pun menggantikan posisi Takaaki Nakagami yang saat itu mengalami cedera bahu di tim LCR Honda. Ia turun di tiga balapan terakhir MotoGP 2019.

Beberapa Fakta Yang Menarik Jelang El Clasico Real Madrid vs Barca di Liga Spanyol

Kapan El Clasico Berikutnya? Ini Jadwal Laga Real Madrid Vs Barcelona |  Goal.com

Mobw.net – Laga seru antara Real Madrid kontra Barcelona bakal tersaji di pekan ke-30 Liga Spanyol 2020/21. Estadio Alfredo di Stefano akan menjadi arena bertarung kedua kesebelasan pada Minggu (11/4/2021) dini hari WIB.

Duel bertajuk El Clasico kali ini bukan hanya mempertaruhkan gengsi, tetapi juga persaingan di jalur juara. Saat ini, keduanya menguntit Atletico Madrid yang ada di puncak klasemen.

Barcelona bertengker di urutan kedua dengan 65 poin, sementara Real Madrid di posisi ketiga dengan 63 angka.

El Clasico juga menjanjikan tensi permainan tinggi. Baik Real Madrid maupun Barcelona, diprediksi bakal bermain terbuka.

Selain itu, ada sederet fakta menarik jelang duel kedua tim. Berikut fakta-fakta menariknya:

Rekor Pertemuan Kedua Tim

Pertandingan ini merupakan pertemuan ke-279 antara Real Madrid dan Barcelona.

Blaugrana berhasil mengemas 115 kemenangan, sedangkan Los Blancos menang sebanyak 100 kali. Adapun 63 laga lainnya berakhir imbang.

Pemain yang Paling Sering Tampil

Kapten dari kedua tim saat ini, Sergio Ramos dan Leo Messi, adalah pemain yang memainkan laga El Clasico paling banyak dalam sejarah. Ramos telah bermain sebanyak 45 kali, sedangkan Messi mengoleksi 44 pertandingan.

Rekor keduanya diikuti oleh Xavi Hernández, Sanchís dan Gento dengan masing-masing mengemas 42 pertandingan, dan Sergio Busquets dengan 39 pertandingan.

Rekor Apik Madrid

Real Madrid memenangi dua pertemuan terakhir atas Barcelona di kompetisi Liga Spanyol. Pada 2 Maret 2020, Los Blancos mengalahkan Barcelona 2-0 di markasnya dalam putaran kedua Liga Spanyol 2019/2020. Dua gol Real Madrid ketika itu dicetak oleh Vinicius Junior, dan Mariano Diaz.

Lalu pada 24 Oktober 2020, pasukan Zinedine Zidane itu menang 3-1 di kandang Barcelona dalam laga putaran pertama Liga Spanyol musim ini.

Tiga gol Read Madrid tercipta via Federico Valverde, Sergio Ramos, dan Luka Modric.

Real Madrid Sebut Monster Menakutkan di El Clasico

Catatan Gemilang Barcelona

Dalam tujuh pertandingan tandang terakhir ke markas Real Madrid pada semua ajang, Barcelona berhasil memenangi lima laga.

Sementara sisanya berakhir dengan kekalahan.

Selain itu, Barcelona saat ini mencatat sembilan kemenangan beruntun dalam laga tandang di Liga Spanyol. Jika mampu menang atas Real Madrid nanti, tim asuhan Ronald Koeman itu akan memperpanjang catatan tersebut.

Adu Tajam Mesin Gol

Siapakah pemain paling tajam di Real Madrid dan Barcelona? Kehadiran mereka tentu bakal memberi bumbu terbaik buat citarasa permainan El Clasico nanti.
Top skor Real Madrid untuk saat ini adalah Karim Benzema. Ia sudah mencatat 18 gol, meninggalkan jauh rekan-rekannya dalam satu tim.

Sementara mesin gol Barcelona di Liga Spanyol saat ini adalah Lionel Messi. Ia sudah mencetak 23 gol, baik dari skema bola hidup atau bola mati. Berkatnya, total gol Barcelona hingga 29 pertandingan partai ini mencapai angka 68. Paling produktif di Liga Spanyol