Conor McGregor Tak Setangguh Dulu Lagi

Sesumbar Conor McGregor Setelah Khabib Beneran Pensiun

Mobw.net – Kamaru Usman, juara kelas walter UFC memberikan pendapatnya soal Conor McGregor. Baginya, ‘The Notorious’ sudah tidak sehebat yang dulu.

Conor McGregor bakal kembali bertarung di octagon UFC, dalam trilogi kontra Dustin Poirier pada UFC 264. Kedua petarung sama kuat, skornya 1-1.

Diyakini, siapa yang memenangi duel tersebut bakal berkesempatan menjadi penantang sabuk juara kelas ringin milik Charles Oliveira.

Kamaru Usman, juara kelas walter UFC ditanya soal prediksi battle Dustin Poirier vs Conor McGregor yang kali ketiga. Kamaru Usman pun menekankan soal Conor McGregor yang baginya cuma punya peluang kecil untuk memenangi laga.

“Conor McGregor bukanlah Conor McGregor si pembunuh di masa lalu. Petarung sejati tahu betul, bahwa McGregor bukan lagi seperti yang dulu,” katanya seperti dilansir dari Essentially Sports.

“Bagi saya, kini McGregor cuma mau cari eksistensi saja seperti misalnya banyak omong di media sosial,” lanjutnya.

Conor McGregor kini menempati peringkat kelima di kelas ringan UFC. Meski begitu, Kamaru Usman menjelaskan bahwa McGregor sejatinya memang petarung yang hebat tapi sudah lewat masanya.

“Jangan salah, Conor McGregor bekerja keras untuk mencapai masa jayanya. Dia melakukan segala hal sampai pernah mencapai titik tertinggi dan itu patut diakui. Tapi yang perlu saya tegaskan, kini eranya sudah lewat,” jelas Kamaru Usman.

Conor McGregor sejatinya sudah pernah menjuarai dua sabuk juara dari dua kelas UFC berbeda, yakni di kelas bulu pada tahun 2015 setelah mengalahkan Jose Aldo dan pada tahun 2016 di kelas ringan setelah mengalahkan Eddie Alvarez.

McGregor juga pernah memenangi tiga kemenangan di tiga kelas berbeda yakni di kelas bulu, ringan, dan welter.

Maka, bisakah Conor McGregor mengalahkan Dustin Poirier di bulan Juli nanti untuk membuktikan kalau dirinya belum habis.

Kekecewaan Rossi Menjelang MotoGP Italia 2021

Link Live Streaming MotoGP Doha 2021, Dapat Posisi Start Paling Buncit,  Rossi: Saya Menderita - Pikiran-Rakyat.com

Mobw.net – Valentino Rossi tak sabar menatap seri MotoGP Italia 2021 akhir pekan ini. Kendati demikian, The Medical professional menyimpan satu kekecewaan di Mugello. Apa itu?
Seri keenam MotoGP 2021 digeber di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (30/5/2021). Para peserta akan balapan sebanyak 23 lap di lintasan sepanjang 5,2 km itu.

Rossi menjadi salah satu peserta yang antusias menyambut gelaran race di Sirkuit Mugello. Pebalap tim Petronas Yamaha itu adalah cyclist aktif dengan kemenangan terbanyak, yakni sembilan kali di berbagai kelas.

Kali terakhir Rossi merajai MotoGP Italia yaitu di tahun 2008. Meskipun sudah lebih dari satu dekade tak pernah finis pertama lagi di Mugello, tapi hal itu tak menyurutkan ambisi sang Italiano untuk menampilkan performa terbaiknya di sana.

Di satu sisi, Rossi mengungkapkan kekecewaannya menjelang balapan di negeri kelahirannya tersebut. Pebalap 42 tahun itu sedih lantaran harus balapan tanpa kehadiran para penggemarnya di tribun akibat pandemi COVID-19.

” Mugello selalu menjadi balapan yang sangat penting setelah Jerez. Di sana masalah terbesarnya yakni ketika tidak ada fans,” kata Valentino Rossi, dilansir dari Speedweek.

” Lintasan di sana seperti stadion alami, di mana anda bisa melihat orang-orang ketika anda balapan. Sayang sekali jadinya kalau kami tidak disaksikan penggemar di sana,” dia menambahkan.

” Ini bagaikan last Liga Champions tanpa kehadiran penonton. Namun, seperti itulah yang terjadi di mana-mana sekarang,” ujarnya.

Valentino Rossi belum pernah menapaki 10 besar dalam lima race awal MotoGP 2021. Mampukah The Doctor mematahkan hasil buruk tersebut di Mugello? Kita tunggu saja dalam race MotoGP Italia 2021.

Rekor Kemenangan Valentino Rossi di Sirkuit Mugello:

125cc: 1997
250cc: 1999
MotoGP: 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008.

Striker Asal Israel Eran Zahavi Berulah lagi, Sekarang Mengedit Bendera yang dibawa Dua Mu

Ulah Pemain Isreal Edit Foto Pogba dengan Bendera Palestina

Mobw.net – Striker Israel, Eran Zahavi, masih belum kapok dengan kembali berbuat aksi kontroversial terhadap duo Manchester United (MU) yang mengibarkan bendera Palestina. Ia kembali menunjukkannya di Instagram.

Untuk diketahui, usai laga MU vs Fulham pada Rabu (19/5) dini hari WIB, Paul Pogba dan Amad Diallo mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas. Mereka mendapatkan bendera itu dari salah seorang penonton di tribune.

Namun lagi-lagi, Zahavi memancing emosi. Penyerang PSV Eindhoven itu mengedit bendera Palestina yang dipegang duo MU itu dengan ditiban gambar bendera Israel lalu diunggah ke Insta Story.

“Terima kasih, semuanya. Kami mengapresiasi dukungan dari seluruh dunia,” tulis Zahavi di atas gambar tersebut.

Ini bukan kali pertama Eran Zahavi melakukannya. Pemain 33 tahun itu sebelumnya juga melakukan aksi serupa terhadap gambar duo Leicester City.

Hamza Choudhury dan Wesley Fofana mengibarkan bendera Palestina di momen perayaan juara Piala FA. Itu merupakan bentuk dukungan mereka kepada Palestina yang kerap ditindas Israel.

Namun, Zahavi juga kemudian meniban gambar bendera Palestina dengan bendera Israel dan mengunggahnya ke Insta Story. Aksi tersebut mengundang amarah warganet dan ia lalu sempat menghapusnya. Sayang, jejak digitalnya tetap abadi.

“Terima kasih [Hamza Choudhury dan Wesley Fofana], atas dukungan kalian [terhadap Israel],”tulis caption provokatifnya

MotoGP Spanyol : Marquez Kehilangan Kepercayaan Diri

Marc Marquez Terkejut MotoGP Kian Kompetitif

Mobw.net – Rider Repsol Honda Marc Marquez tidak menjalani MotoGP Spanyol 2021 dengan mulus. Jorge Lorenzo meyakini, Marquez kehilangan kepercayaan diri usai accident.

Resurgence Marquez berlanjut di Jerez pada akhir pekan lalu. Itu adalah balapan keduanya di musim ini setelah menuntaskan seri Portugal dengan finis ketujuh.

Di MotoGP Spanyol, pebalap berusia 28 tahun itu pada awalnya melakoni dua latihan bebas pertama dengan lancar.

Namun, di sesi akhir latihan bebas ketiga Marquez mengalami kecelakaan cukup hebat yang membuat dia terlempar sehingga menabrak pagar pembatas. Motornya pun rusak.

Kondisi Marquez sempat dikhawatirkan lantaran belum lama pulih dari kecelakaan horor, juga di Jerez tahun lalu, yang memaksa dia absen sangat panjang. Namun, untungnya, juara dunia delapan kali itu tidak cedera serius.

Pada prosesnya, Marquez gagal menembus Q2 di sesi kualifikasi sehingga harus puas beginning dari posisi 14. Sialnya lagi, dia lagi-lagi jatuh di sesi pemanasan kemudian finis kesembilan di balapan dengan jarak lebih dari 10 detik dari pemenang Jack Miller.

“Marquez memulai akhir pekan dengan baik, tapi kecelakaan yang dialami membuat dia kehilangan rasa percaya diri,” ucap juara dunia MotoGP tiga kali itu di saluran YouTube-nya 99 Seconds, yang dikutip Tuttomotoriweb.

“Itu adalah insiden selip yang bisa saja mendatangkan konsekuensi yang lebih serius.

Tapi untungnya, dia lolos dengan hanya menderita sakit leher saja. Honda seolah-olah mengonfirmasi bahwa motornya memberikan sedikit kepercayaan diri pada penunggangnya,” imbuh Lorenzo.

MotoGP Spanyol 2021 bukan balapan yang oke buat Honda. Tim Jepang itu hanya menempatkan Takaaki Nakagami sebagai cyclist terbaik usai finis keempat.

Rekan setimnya, Alex Marquez sudah out sejak putaran pertama sedangkan Pol Espargaro yang menunggangi electric motor pabrikan finis kesepuluh.

Francesco Bagnaia Menjadi yang Terdepan, Fabio Quartararo Kedua dalam FP 2 MotoGP Spanyol 2021

Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2021: Panggung Duo Berpengalaman?

Mobw.net – Francesco Bagnaia menjadi yang tercepat dalam FP 2 MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Jumat (30/4). Dia dibuntuti oleh Fabio Quartararo di posisi kedua dan ada Aleix Espargaro di nomor ketiga.

Jalannya Pertandingan Balapan FP 2 MotoGP Spanyol

FP 2 MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez berlangsung di bawah cerahnya Matahari. Tidak ada lagi awang yang memayungi lintasan.

Fabio Quartararo langsung melesat. Dia menjadi yang tercepat begitu FP 2 dimulai. Namun, posisinya langsung tergeser oleh Aleix Espargaro. Di belakang ada Stefan Bradl yang melesat. Dia dengan cepat mengisi posisi ke-5.

Aleix Espargaro dan Marc Marquez menyajikan aksi saling tempel seru. Hasilnya, Marquez berhasil menyalip Aleix Espargaro.

Situasi berubah 30 menit terakhir FP 2. Franco Morbidelli berhasil menjadi yang tercepat dalam lap ketujuh.

Nahas terjadi FP 2 MotoGP Spanyol. Tito Rabat terjatuh di putaran ke-13. Dia terjatuh dan motornya hancur di bagian crushed rock. Kabar baiknya Rabat bisa bangun dan berlari.

Miguel Oliveira menanjak naik di lap-lap terakhir. Dia bisa mengisi posisi ketiga. Ada dua pebalap Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins, menyusul masuk posisi 10 besar.

Wow! Francesco Bagnaia menjadi yang tercepat. Dia mencatatkan waktu 1:37.209. Sementara di posisi kedua ada Quartararo dengan 1:38.204 diikuti oleh Aleix Espargaro.

Valentino Rossi tak mencatatkan hasil baik di FP 2 ini. Dia berada di nomor 21 dengan 1:38.698.

Liga 1 2021 Indonesia Berpeluang Tanpa Degradasi, PSSI Mengakui Hal ini

Direktur PT LIB: Jadwal Liga 1 2020 Bergulir Lagi Mulai 1 November - Sport  Tempo.co

Mobw.net – Persiapan menuju Liga 1 2021 terus dikebut. Usai meyakinkan pemerintah dan kepolisian sepak bola bisa digelar di masa pandemi using turnamen Piala Menpora 2021, federasi berupaya bergegas merealisasikan kompetisi.

Namun demikian, muncul sejumlah wacana untuk mengubah beberapa regulasi, di antaranya adalah peniadaan degradasi. Keputusan itu sejatinya hendak dipakai pada musim 2020, tetapi tak terealisasi menyusul kompetisi dihentikan.

Nah, menyongsong musim baru yang diagendakan pada 3 Juli mendatang, wacana tersebut kembali muncul. Angin pun semakin berembus kencang manakala anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, mengamini munculnya wacana tersebut.

Kemungkinan ke arah sana (Liga 1 2021 tanpa degradasi), ada. Kemarin obrolan saya dengan teman-teman [Exco] di Solo, saya termasuk yang menolak. Tapi, dikasih gambaran, kondisinya ini bukan permanen, ini sifatnya temporer, setelah normal, kembali lagi,”ujar Hasani.

Jika regulasi Liga 1 2021 tanpa degradasi disetujui, maka Liga 1 musim 2022 akan diikuti oleh 20 klub yang terdiri dari 18 klub Liga 1 dan dua klub promosi dari Liga 2 2021.

“Kalau misalnya dirombak [18 klub jadi 20 klub di Liga 1 2022] ada pasal di Statuta PSSI yang mesti diubah. Kalau enggak salah, Pasal 27 soal Hak Suara. Hak suara itu kan Liga 1 [sebanyak] 18 tim, Liga 2 ada 24 tim, dan itu kan mesti diubah,”kata Hasani.

“Tapi, kalau sifatnya temporer, itu hanya bisa kami bikin adendum saja. Tapi, saya bilang juga ke teman-teman di Solo, jangan diputuskan sebelum Kongres PSSI, karena kan Kongres PSSI sebentar lagi, kan? Jadi di Kongres PSSI saja diputuskan, karena secara lawful didukung oleh semua pemilik suara,”ucapnya.

Sejumlah program terkait Liga 1 dan Liga 2 2021, lanjut Hasani, akan terlebih dahulu dibahas dalam rapat Exco PSSI yang diagendakan berlangsung pada Senin (3/5) mendatang.
Sementara, Kongres Tahunan PSSI dijadwalkan pada 29 Mei 2021 mendatang.

Perdebatan ESL”PM Inggris Boris Johnson Nilai Ini Merusak Sepak Bola”

PM Boris Johnson Terapkan Pembatasan Sosial Selama Enam Bulan di Inggris -  Dunia Tempo.co

Mobw.net – Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, merespons hadirnya kompetisi European Super Organization (ESL). Dirinya menilai bahwa ajang yang diagendakan mulai bergulir pada 2023 itu akan membuat perpecahan.

“Rencana untuk Liga Super Eropa akan sangat merusak sepak bola dan kami mendukung otoritas sepak bola dalam mengambil tindakan,” dikutip dari laman Twitter pribadinya.

Mereka akan menyerang jantung pertandingan domestik, dan akan menjadi perhatian penggemar di seluruh dunia.

” Klub yang terlibat harus menjawab [pertanyaan] follower mereka dan komunitas sepak bola yang lebih luas sebelum mengambil langkah lebih lanjut,” dia menambahkan.

Polemik European Super Organization (ESL) mulai meluas usai 12 klub pendiri membuat pengumuman pada Minggu (18/4) malam atau Senin (19/4) WIB.

Rincian dari 12 tim pendiri European Super Organization itu adalah Air Conditioner Milan, Toolbox, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur.

ESL juga digadang-gadang berniat untuk menyudahi eksistensi Liga Champions yang sudah puluhan tahun eksis di Eropa. Salah satunya dengan memberikan cost yang diklaim 4 kali lebih besar.

Namun demikian, FIFA dan UEFA masih menentang kompetisi ini digulirkan.

Namun demikian dua otoritas sepak bola dunia itu memilih mengambil sikap berbeda.

FIFA menyuarakan bahwa mereka tak setuju. Namun masih membuka pintu untuk berdialog.

Di satu sisi, UEFA lebih tegas dengan mengeluarkan 12 klub penggagas agar tak berpartisipasi di kancah Eropa.

Head to Head PSG vs Bayer Munchen : PSG Lebih Unggul di Kandang

PSG Vs Bayern: Siapa Diunggulkan Statistik?

Mobw.net – Paris Saint-Germain menjamu Bayern Munich di leg II perempatfinal Liga Champions 2020/2021.

Les Parisiens mempunyai rekor bagus saat menjamu Die Roten.
PSG vs Bayern berlangsung di Parc des Princes, Rabu (14//4/2021) dini hari WIB.

Tim tuan rumah mengantongi keungglan agregrat 3-2 menatap duel itu.

Dalam catatan situs resmi UEFA, PSG dan Bayern sudah sering berhadapan di kompetisi Eropa. Ada 10 pertandingan yang mempertemukan kedua tim.

Hasilnya, PSG masih unggul head-to-head atas Bayern. Tim ibukota Prancis itu menang enam kali dan kalah empat kali.

Saat berlaga di kandang, PSG mempunyai rekor sempurna. PSG vs Bayern selalu dimenangi oleh tim yang kini dimiliki oleh Nasser Al-Khelaifi.

Dalam empat pertandingan yang digelar di Parc des Princes, PSG membobol gawang Bayern sebanyak delapan kali atau rata-rata bisa menyarangkan dua gol.

Lini belakang PSG juga kukuh saat menjamu Bayern. Ada tiga clean sheet dalam empat pertandingan, PSG baru kemasukkan 1 gol.

Rekor bagus itu juga ditambah dengan catatan apik PSG saat menjamu tim asal Jerman. Dalam sembilan pertandingan, PSG menang delapan kali dan imbang sekali.

Kendati demikian, pelatih PSG, Mauricio Pochettino, tak mau jemawa. Dia meminta tim asuhannya tetap waspada.

“Untuk saya, semua hal bisa terjadi. Bayern merupakan tim terbaik di dunia saat ini.

Saya mempunyai respek tinggi untuk mereka.

Tapi, di saat bersamaan kami percaya diri dengan kekuatan kami dan kami yaji harus berpikir mengenai memenangi laga ini,” kata pelatih asal Argentina itu.

Head to head PSG Vs Bayern Munich di Paris

  1. PSG 2-0 Bayern – Liga Champions 1994
  2. PSG 3-1 Bayern – Liga Champions 1997
  3. PSG 1-0 Bayern – Liga Champions 2000
  4. PSG 3-0 Bayern – Liga Champions 2017

Raja “Crash” Johann Zarco Kini Memimpin Klasemen MotoGP 2021

Johann Zarco From Zero to Hero: September 2019 Keluar KTM, Nyaris Tak Punya  Tim Tahun 2020, dan Kini Pimpin Klasemen - MotoGP Bola.com

Mobw.net – Tak ada yang menyangka jika Johann Zarco yang musim lalu didapuk sebagai raja ‘crash’ kini menjelma jadi kandidat juara MotoGP 2021.

Dua hasil balap di sirkuti Losail, Qatar ini jadi penebusannya selama berseragam Ducati dan KTM?

Musim 2020, Johann Zarco berseragam Ducati Reale Avintia, ia jadi petahana sebagai rider di kelas MotoGP yang paling sering terjatuh, rider berusia 29 tahun itu tercatat 15 kali jatuh-bangun bersama motor Desmosedici GP 19.

Terparah, Johann Zarco menderita patah tulang setelah mengalami kecelakaan mengerikan di MotoGP Austria.

Tak berbeda dari tahun 2019, saat berseragam Red Bull KTM, Johann Zarco juga memuncaki daftar tersebut dengan torehan 17 kali terjatuh dari motor.

Kini bersama Pramac Ducati, dia memimpin kejuaraan dunia MotoGP 2021 setelah sepasang runner-up finis di putaran pembukaan Qatar. Pebalap asal Prancis itu pun tak menyangka jadi rider terbaik Ducati sejauh ini.

“Saya tidak menyangka bisa memimpin kejuaraan ketika saya datang ke sini 35 hari lalu untuk mulai menguji dan mempelajari Ducati,” kata Zarco seperti dikutip Crash, Minggu (11/4/2021).

“Saya masih memiliki banyak hal untuk dikendalikan dengan lebih baik, untuk merasa lebih nyaman dan memiliki lebih banyak pilihan selama balapan. Jadi jika saya masih bisa tumbuh dengan cara itu dan menggunakan potensi penuh dari Ducati, maka saya juga dapat menikmati diri saya sendiri di trek lain,” tutur Zarco.

Tarik garis ke belakang, Zarco bahkan sempat menyerah lebih awal saat berseragam KTM pada 2019. Kontraknya sejatinya berjalan sampai 2020, tapi hasil-hasil buruk tak memuaskan untuk kedua belah pihak.

Zarco dan KTM pisah jalan di akhir musim 2019. Padahal ia baru gabung dari Monster Tech3 Yamaha pada selepas musim 2018 lalu berakhir.

KTM mengungkapkan bahwa ketidakmampuan Zarco beradaptasi dengan motor jadi salah satu alasan yang melatari keputusan ini. Padahal masih tersisa enam balapan lagi.

Setelah itu, ia malah sempat diisukan tertarik menjadi pebalap penguji usai berpisah dari KTM. Zarco juga digadang-gadang akan menggantikan Jorge Lorenzo yang memutuskan pensiun.

Pun akhirnya Repsol Honda memutuskan untuk memakai jasa juara dunia Moto2 Alex Marquez, sampai akhirnya Zarco menerima pinangan Avintia pasca keluarnya Karel Abraham.

Meski demikian, asanya untuk dapat kembali bersaing di lintasan belum padam.

Sempat terkatung-katung, Johann Zarco pun menggantikan posisi Takaaki Nakagami yang saat itu mengalami cedera bahu di tim LCR Honda. Ia turun di tiga balapan terakhir MotoGP 2019.

Beberapa Fakta Yang Menarik Jelang El Clasico Real Madrid vs Barca di Liga Spanyol

Kapan El Clasico Berikutnya? Ini Jadwal Laga Real Madrid Vs Barcelona |  Goal.com

Mobw.net – Laga seru antara Real Madrid kontra Barcelona bakal tersaji di pekan ke-30 Liga Spanyol 2020/21. Estadio Alfredo di Stefano akan menjadi arena bertarung kedua kesebelasan pada Minggu (11/4/2021) dini hari WIB.

Duel bertajuk El Clasico kali ini bukan hanya mempertaruhkan gengsi, tetapi juga persaingan di jalur juara. Saat ini, keduanya menguntit Atletico Madrid yang ada di puncak klasemen.

Barcelona bertengker di urutan kedua dengan 65 poin, sementara Real Madrid di posisi ketiga dengan 63 angka.

El Clasico juga menjanjikan tensi permainan tinggi. Baik Real Madrid maupun Barcelona, diprediksi bakal bermain terbuka.

Selain itu, ada sederet fakta menarik jelang duel kedua tim. Berikut fakta-fakta menariknya:

Rekor Pertemuan Kedua Tim

Pertandingan ini merupakan pertemuan ke-279 antara Real Madrid dan Barcelona.

Blaugrana berhasil mengemas 115 kemenangan, sedangkan Los Blancos menang sebanyak 100 kali. Adapun 63 laga lainnya berakhir imbang.

Pemain yang Paling Sering Tampil

Kapten dari kedua tim saat ini, Sergio Ramos dan Leo Messi, adalah pemain yang memainkan laga El Clasico paling banyak dalam sejarah. Ramos telah bermain sebanyak 45 kali, sedangkan Messi mengoleksi 44 pertandingan.

Rekor keduanya diikuti oleh Xavi Hernández, Sanchís dan Gento dengan masing-masing mengemas 42 pertandingan, dan Sergio Busquets dengan 39 pertandingan.

Rekor Apik Madrid

Real Madrid memenangi dua pertemuan terakhir atas Barcelona di kompetisi Liga Spanyol. Pada 2 Maret 2020, Los Blancos mengalahkan Barcelona 2-0 di markasnya dalam putaran kedua Liga Spanyol 2019/2020. Dua gol Real Madrid ketika itu dicetak oleh Vinicius Junior, dan Mariano Diaz.

Lalu pada 24 Oktober 2020, pasukan Zinedine Zidane itu menang 3-1 di kandang Barcelona dalam laga putaran pertama Liga Spanyol musim ini.

Tiga gol Read Madrid tercipta via Federico Valverde, Sergio Ramos, dan Luka Modric.

Real Madrid Sebut Monster Menakutkan di El Clasico

Catatan Gemilang Barcelona

Dalam tujuh pertandingan tandang terakhir ke markas Real Madrid pada semua ajang, Barcelona berhasil memenangi lima laga.

Sementara sisanya berakhir dengan kekalahan.

Selain itu, Barcelona saat ini mencatat sembilan kemenangan beruntun dalam laga tandang di Liga Spanyol. Jika mampu menang atas Real Madrid nanti, tim asuhan Ronald Koeman itu akan memperpanjang catatan tersebut.

Adu Tajam Mesin Gol

Siapakah pemain paling tajam di Real Madrid dan Barcelona? Kehadiran mereka tentu bakal memberi bumbu terbaik buat citarasa permainan El Clasico nanti.
Top skor Real Madrid untuk saat ini adalah Karim Benzema. Ia sudah mencatat 18 gol, meninggalkan jauh rekan-rekannya dalam satu tim.

Sementara mesin gol Barcelona di Liga Spanyol saat ini adalah Lionel Messi. Ia sudah mencetak 23 gol, baik dari skema bola hidup atau bola mati. Berkatnya, total gol Barcelona hingga 29 pertandingan partai ini mencapai angka 68. Paling produktif di Liga Spanyol