Club Sepak Bola Slovakia, FK Senica Resmi Mendatangkan Egy Maulana dari Lechia Gdansk

Egy Maulana Vikri Resmi Berseragam FK Senica - mobw.net

mobw.net – Egy Maulana Vikri akhirnya resmi berlabuh ke Liga Slovakia bersama FK Senica. Hal ini diumumkan klub pada Selasa (31/8) aching WIB.

Rumor perpindahan Egy ke FK Senica memang santer terdengar dalam beberapa hari terakhir. Pihak klub juga sudah memberi sinyal kuat akan kedatangan Egy.

FK Senica bahkan juga sudah membocorkan nomor punggung yang bakal dikenakan Egy di sosial media resmi mereka. Egy akan memakai nomor 17 di tim barunya ini.

Setelah rumor ini ramai diperbincangkan, pada Selasa (31/8), FK Senica akhirnya meresmikan Egy Maulana Vikri sebagai pemain anyar mereka.

“Egy Maulana Vikri datang ke klub kami. The Guardian menempatkan Egy dalam 60 pesepak bola berbakat dunia yang lahir pada tahun 2000. Egy adalah perwakilan Indonesia yang datang dari klub Polandia, Lechia Gdansk,” tulis keterangan resmi FK Senica.

“Selamat datang, Egy Maulana Vikri kepada kami di Zahorie,” lanjut mereka.

Egy sebelumnya sudah punya pengalaman merumput di Eropa bersama Lechia Gdansk. Ia bergabung tim Polandia itu sejak 2018 dan menjadi bagian dalam tim kala memenangi Piala Polandia (2018/19) serta Piala Super Polandia (2019 ).

Adapun, FK Senica merupakan tim yang berlaga di divisi teratas Liga Slovakia. Musim ini, mereka menempati posisi kelima dengan 9 poin dari 6 laga.

Vinales Hengkang Dari Yamaha Karena Kurang Bahagia

Dirumorkan Gabung Aprilia di MotoGP 2022, Ini Jawaban Tegas Vinales :  Mobw.net

Mobw.net – Maverick Vinales memutuskan berpisah dengan Yamaha di akhir musim 2021. Ayah Vinales, Angel, mengungkapkan hal-hal yang melatarbelakangi keputusan itu.

Kerja sama Vinales dan tim pabrikan Jepang itu mesti berakhir lebih cepat dari kesepakatan awal yang seharusnya berlangsung sampai akhir musim depan. Keputusan itu diambil tidak lama usai Vinales finis runner-up di Assen, hanya finis tiga besar keduanya di MotoGP 2021.

Radical Vinales memang tampak frustrasi betul dengan Yamaha di sepanjang musim ini. Angel Vinales memastikan bahwa putranya memilih pergi karena tidak bahagia bersama timnya sekarang. Vinales tidak diberikan electric motor yang dia butuhkan.

“Dia bukannya pergi karena motornya tidak kompetitif, melainkan karena Yamaha tidak memberikan electric motor yang dia inginkan dan dia tidak bisa beradaptasi dengan electric motor yang dipunya Yamaha,” ungkap Angel kepada AS.

“Pada awalnya Yamaha tidak ingin dia pergi dan Lin (Jarvis, manajer Yamaha) menangis, dia tidak mempercayainya.”

“Motornya itu cocok untuk gaya balap Lorenzo dan Quartararo yang mulus. Sedangkan Radical butuh electric motor yang lebih keras. Mengapa? Karena Maverick itu seperti Marc (Marquez). Mereka menyerang dengan keras untuk mengelurkan seluruh potensi motor. Yamaha tidak mampu memberikan apa yang dia inginkan dia tidak bisa menunggangi motornya 100 persen.”

“Radical pergi karena dia tidak bahagia. Di rumahnya, dia sangat bahagia dengan putri kecilnya dan menyadari bahwa dia tidak lagi bahagia di Yamaha. Dia cuma memikirkan tentang masalah-masalahnya. Podium di Assen adalah hasil yang menyedihkan buat Yamaha.

Mereka berusaha mempertahankan dia dan berbicara dengan dia dan dia bilang kepada mereka bahwa dia tidak bisa bertahan dan satu-satunya alasannya karena Yamaha tidak bisa memberikan apa yang dia mau.”

“Maverick punya stabilias di rumah. Dia sudah jauh lebih dewasa sejak kelahiran putrinya, yang membuat dia berpikir, dia tidak bisa bahagia di rumah dan tidak bahagia di tempat lain,” pungkas Angel yang membeberkan latar belakang kepergian Vinales dari Yamaha.

Rossi Cuma Finish ke-14, Marquez Menjuarai MotoGP Jerman 2021

Menang di MotoGP Jerman, Marquez Yakin Tak Jadi Juara Dunia

Mobw.net – MotoGP Jerman 2021 berakhir dengan keluarnya Marc Marquez sebagai pemenang. Adapun rivalnya, Valentino Rossi, hanya mampu finis di posisi ke-14.

Seri kedelapan MotoGP 2021 digelar di Sirkuit Sachsenring, Minggu (20/6/2021) malam WIB. Marquez memulai race dari posisi kelima, sementara Rossi dari urutan ke-16.

Pada awal balapan, Marquez berhasil merebut posisi pertama dan meninggalkan lawan-lawannya. Nasib berbeda dialami Rossi, yang berjibaku di deretan belakang.

Marc Marquez tetap konsisten menjaga laju motornya di posisi pertama hingga balapan berakhir. The Baby Alien menyelesaikan race dengan catatan waktu 41 menit 7,243 detik, unggul 22,3 detik dari Valentino Rossi yang finis di P14.

Rossi angkat bicara terkait performanya di MotoGP Jerman 2021. Motorcyclist tim Petronas Yamaha itu mengaku tak kuasa naik ke posisi yang lebih tinggi lantaran kesulitan menyalip rider-rider lain di depannya.

“Saya menikmati mengemudi selama akhir pekan dan memulai balapan dengan optimis. Saya membutuhkan awal yang baik, tapi saya memulainya dengan buruk,” kata Rossi, dilansir dari Speedweek.

“Kemudian saya terjebak macet dan menyalip menjadi sangat sulit sekali. Ketika saya akhirnya memiliki expedition bebas di depan saya, saya dapat mengatur waktu putaran yang baik,” dia menambahkan.

“Saya finis ke-14 dan mendapatkan dua poin – kami berharap lebih. Apabila kami tidak memulai di depan melainkan di belakang, sangat sulit dengan Yamaha,” ujarnya.

Hasil di MotoGP Jerman 2021 belum mengubah posisi Valentino Rossi di urutan ke-19 klasemen sementara MotoGP 2021 dengan 17 poin. The Doctor ditinggal Marc Marquez yang melesat ke urutan 10 dengan 41 poin.

Timnas Indonesia Akan Menjalani Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023

Timnas Indonesia akan bermain kualifikasi piala asia 2023

Mobw.net – Selesai sudah perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Skuad ‘Garuda’ finis di posisi buncit Grup G dengan tujuh kali kalah dan sekali imbang. Dengan hasil itu, Indonesia harus melewati babak playoff untuk menuju Piala Asia 2023.

Ya, hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022 juga dipakai untuk menentukan langkah ke Piala Asia 2023. Hasil tersebut terbagi dalam tiga kategori: lolos ke putaran final, melaju ke putaran ketiga, dan berjuang dari babak playoff.

Nah, Indonesia akan berjuang dari babak playoff. Mereka akan bermain dalam style kandang-tandang pada 2 dan 7 September 2021. Jika menang, armada Shin Tae-yong akan melaju ke putaran ketiga.

Namun, jika kalah, Indonesia masih punya peluang di babak playoff II melawan salah satu dari lima negara yang kalah di babak playoff I ataupun Guan.

Lantas, siapa saja calon lawan yang sudah menanti Indonesia?

Hong Kong

Hong Kong finis di posisi keempat Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022. Mereka mencatat statistik yang lebih baik dari Indonesia, satu menang, dua seri dan lima kalah.

Myanmar

Terakhir, ada Myanmar. Tergabung di Grup F, Myanmar juga finis di dasar klasemen. Mereka mencatat dua kemenangan dan enam kekalahan.
Saat ini, Myanmar ada di posisi 139 dunia ranking FIFA.

Maladewa

Maladewa juga berpeluang bertemu Timnas Indonesia. Mereka finis di posisi keempat Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022. Maladewa mencatat dua kali menang, satu seri dan lima kalah.
Maladewa saat ini berada di posisi 155 dunia ranking FIFA.

Nepal

Selanjutnya, ada posisi keempat Grup B, yakni Nepal. Dalam delapan pertandingan, Nepal setidaknya berhasil memperoleh dua kemenangan. Sementara, enam lainnya berakhir dengan kekalahan.

Nepal saat ini berada di urutan 171 dunia ranking FIFA.

Sri Lanka

Berbeda dari grup-grup lain, Grup H yang dihuni Sri Lanka hanya menghitung poin dari 6 pertandingan. Hal ini lantaran Korea Utara memutuskan untuk mengundurkan diri.

Sri Lanka sendiri finis di posisi keempat dengan menelan enam kekalahan. Saat ini, mereka berada di bawah ranking Indonesia, yakni posisi 204.

Reuni Marco Motta Dengan Angelo Alessio

Bukan Persija, Ternyata Marco Motta Ingin Pensiun di Klub Ini - Bolalob.com

Mobw.net – Persija menunjuk Angelo Alessio sebagai pelatih anyar yang berarti sosok 56 tahun itu akan bereuni dengan Marco Motta. Ya, keduanya dan Antonio Conte pernah bekerja sama di Juventus beberapa tahun silam.

Conte dan Alessio selaku asistennya membesut Juventus selama 2011– 2014. Motta sendiri sempat terikat kontrak dengan Bianconeri sepanjang 2010-2015.

Bagaimana kiprah Motta di Juventus selama Conte dan Alessio memegang kendali klub? Sebenarnya, bek kelahiran Merate, Italia, itu sulit bersaing di tim utama ‘si Nyonya Tua’.

Menurut catatan Transfermarkt, Motta cuma tiga kali membela Juventus di age Conte dan Alessio. Selebihnya, pemain yang biasa beroperasi sebagai bek sayap ini lebih sering dipinjamkan ke klub lain: Catania (2011– 2012), Bologna (2012– 2013), dan Genoa (2014 ).

Jika dirinci, Marco Motta hanya dua kali membela Juventus di Liga Italia dan sekali di Coppa Italia selama dilatih Antonio Conte dan Angelo Alessio. Kemampuannya dinilai tidak cukup baik kala itu.

Wajar saja. Sebab kala itu, Conte dan Alessio lebih memercayakan pos bek sayap Juventus kepada Stephan Lichtsteiner, Kwadwo Asamoah, Paolo De Ceglie, Federico Peluso, bahkan Simone Padoin.

Kini, Alessio dan Motta bereuni. Boleh jadi, sekarang situasinya berubah, yakni Motta akan menjadi salah satu andalannya di Persija.

Sebab, kualitas Motta sangat krusial bagi Persija. Dalam gelaran Piala Menpora 2021, bek 35 tahun ini menjadi salah satu sosok kunci kesuksesan ‘Macan Kemayoran’ menjadi juara.

Brad Binder Resmi Perpanjang Kontrak Dengan KTM Sampai 2024

MotoGP: Kemenangan Brad Binder, Sejarah Baru KTM

Mobw.net – Brad Binder resmi memperpanjang kontraknya dengan tim Red Bull KTM sampai akhir musim 2024.

Kontrak lama Binder dengan KTM akan habis pada 2021. Namun KTM tak mau kehilangan salah satu pebalap andalannya tersebut. Binder word play here diikat kontrak hingga 2024, menyamai kontrak Marc Marquez bersama tim Repsol Honda.

Pebalap asal Afrika Selatan ini senang bisa menandatangani kontrak baru bersama KTM. Dengan mendapat tawaran kontrak jangka panjang tersebut, Binder bahagia masih diberi kepercayaan untuk menunggangi KTM RC16 di ajang MotoGP.

“Saya sangat senang telah menandatangani kontrak lagi untuk tiga musim selanjutnya dengan KTM dan ini akan membawa kita sampai 10 tahun mendatang,” ujar Binder dikutip dari Visordown.

“Saya amat senang dengan warna KTM, jadi sangat memuaskan untuk memiliki kontrak panjang. Ini keren sekali karena saya mendapat kepercayaan dan dukungan dari KTM, ini suatu kehormatan,” sambungnya.

Cyclist peraih Rookie of The Year MotoGP 2020 ini tampil impresif musim lalu. Pebalap 25 tahun ini complete di peringkat ke-11 klasemen akhir, dia mengoleksi 87 poin setelah berhasil meraih satu kali juara di ajang GP Ceko.

Kemenangan di General Practitioner Ceko Agustus tahun lalu juga jadi catatan terbaik KTM sejauh ini. Brad Binder jadi pebalap pertama yang meraih kemenangan pertama untuk tim KTM di ajang tertinggi kelas MotoGP.

Hubungan Binder dengan KTM sudah berlangsung sejak lama. Dia merupakan jebolan akademi KTM dan mengawali karir balapnya pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup.

Setelah itu ia juga bergabung di kelas Moto3 dan Moto2 bersama KTM. Binder bahkan berhasil menyabet titel juara dunia Moto3 pada 2016 lalu bersama tim Red Bull KTM Ajo. Naik kelas di Moto2, Brad Binder kembali meraih catatan baik dengan coating di peringkat dua pada tahun 2019 bersama KTM Ajo.

Direktur Automobile Racing KTM, Pit Beirer mengatakan jika pemberian kontrak jangka panjang untuk Binder merupakan keputusan yang tepat.

“Ini adalah kontrak yang sangat mudah untuk kami lakukan karena kami mencintai Brad sebagai pebalap, serta apa yang dia bawa untuk tim, pabrikan dan kelas MotoGP,” ungkap Pit Beirer.

Conor McGregor Tak Setangguh Dulu Lagi

Sesumbar Conor McGregor Setelah Khabib Beneran Pensiun

Mobw.net – Kamaru Usman, juara kelas walter UFC memberikan pendapatnya soal Conor McGregor. Baginya, ‘The Notorious’ sudah tidak sehebat yang dulu.

Conor McGregor bakal kembali bertarung di octagon UFC, dalam trilogi kontra Dustin Poirier pada UFC 264. Kedua petarung sama kuat, skornya 1-1.

Diyakini, siapa yang memenangi duel tersebut bakal berkesempatan menjadi penantang sabuk juara kelas ringin milik Charles Oliveira.

Kamaru Usman, juara kelas walter UFC ditanya soal prediksi battle Dustin Poirier vs Conor McGregor yang kali ketiga. Kamaru Usman pun menekankan soal Conor McGregor yang baginya cuma punya peluang kecil untuk memenangi laga.

“Conor McGregor bukanlah Conor McGregor si pembunuh di masa lalu. Petarung sejati tahu betul, bahwa McGregor bukan lagi seperti yang dulu,” katanya seperti dilansir dari Essentially Sports.

“Bagi saya, kini McGregor cuma mau cari eksistensi saja seperti misalnya banyak omong di media sosial,” lanjutnya.

Conor McGregor kini menempati peringkat kelima di kelas ringan UFC. Meski begitu, Kamaru Usman menjelaskan bahwa McGregor sejatinya memang petarung yang hebat tapi sudah lewat masanya.

“Jangan salah, Conor McGregor bekerja keras untuk mencapai masa jayanya. Dia melakukan segala hal sampai pernah mencapai titik tertinggi dan itu patut diakui. Tapi yang perlu saya tegaskan, kini eranya sudah lewat,” jelas Kamaru Usman.

Conor McGregor sejatinya sudah pernah menjuarai dua sabuk juara dari dua kelas UFC berbeda, yakni di kelas bulu pada tahun 2015 setelah mengalahkan Jose Aldo dan pada tahun 2016 di kelas ringan setelah mengalahkan Eddie Alvarez.

McGregor juga pernah memenangi tiga kemenangan di tiga kelas berbeda yakni di kelas bulu, ringan, dan welter.

Maka, bisakah Conor McGregor mengalahkan Dustin Poirier di bulan Juli nanti untuk membuktikan kalau dirinya belum habis.

Kekecewaan Rossi Menjelang MotoGP Italia 2021

Link Live Streaming MotoGP Doha 2021, Dapat Posisi Start Paling Buncit,  Rossi: Saya Menderita - Pikiran-Rakyat.com

Mobw.net – Valentino Rossi tak sabar menatap seri MotoGP Italia 2021 akhir pekan ini. Kendati demikian, The Medical professional menyimpan satu kekecewaan di Mugello. Apa itu?
Seri keenam MotoGP 2021 digeber di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (30/5/2021). Para peserta akan balapan sebanyak 23 lap di lintasan sepanjang 5,2 km itu.

Rossi menjadi salah satu peserta yang antusias menyambut gelaran race di Sirkuit Mugello. Pebalap tim Petronas Yamaha itu adalah cyclist aktif dengan kemenangan terbanyak, yakni sembilan kali di berbagai kelas.

Kali terakhir Rossi merajai MotoGP Italia yaitu di tahun 2008. Meskipun sudah lebih dari satu dekade tak pernah finis pertama lagi di Mugello, tapi hal itu tak menyurutkan ambisi sang Italiano untuk menampilkan performa terbaiknya di sana.

Di satu sisi, Rossi mengungkapkan kekecewaannya menjelang balapan di negeri kelahirannya tersebut. Pebalap 42 tahun itu sedih lantaran harus balapan tanpa kehadiran para penggemarnya di tribun akibat pandemi COVID-19.

” Mugello selalu menjadi balapan yang sangat penting setelah Jerez. Di sana masalah terbesarnya yakni ketika tidak ada fans,” kata Valentino Rossi, dilansir dari Speedweek.

” Lintasan di sana seperti stadion alami, di mana anda bisa melihat orang-orang ketika anda balapan. Sayang sekali jadinya kalau kami tidak disaksikan penggemar di sana,” dia menambahkan.

” Ini bagaikan last Liga Champions tanpa kehadiran penonton. Namun, seperti itulah yang terjadi di mana-mana sekarang,” ujarnya.

Valentino Rossi belum pernah menapaki 10 besar dalam lima race awal MotoGP 2021. Mampukah The Doctor mematahkan hasil buruk tersebut di Mugello? Kita tunggu saja dalam race MotoGP Italia 2021.

Rekor Kemenangan Valentino Rossi di Sirkuit Mugello:

125cc: 1997
250cc: 1999
MotoGP: 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008.

Striker Asal Israel Eran Zahavi Berulah lagi, Sekarang Mengedit Bendera yang dibawa Dua Mu

Ulah Pemain Isreal Edit Foto Pogba dengan Bendera Palestina

Mobw.net – Striker Israel, Eran Zahavi, masih belum kapok dengan kembali berbuat aksi kontroversial terhadap duo Manchester United (MU) yang mengibarkan bendera Palestina. Ia kembali menunjukkannya di Instagram.

Untuk diketahui, usai laga MU vs Fulham pada Rabu (19/5) dini hari WIB, Paul Pogba dan Amad Diallo mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas. Mereka mendapatkan bendera itu dari salah seorang penonton di tribune.

Namun lagi-lagi, Zahavi memancing emosi. Penyerang PSV Eindhoven itu mengedit bendera Palestina yang dipegang duo MU itu dengan ditiban gambar bendera Israel lalu diunggah ke Insta Story.

“Terima kasih, semuanya. Kami mengapresiasi dukungan dari seluruh dunia,” tulis Zahavi di atas gambar tersebut.

Ini bukan kali pertama Eran Zahavi melakukannya. Pemain 33 tahun itu sebelumnya juga melakukan aksi serupa terhadap gambar duo Leicester City.

Hamza Choudhury dan Wesley Fofana mengibarkan bendera Palestina di momen perayaan juara Piala FA. Itu merupakan bentuk dukungan mereka kepada Palestina yang kerap ditindas Israel.

Namun, Zahavi juga kemudian meniban gambar bendera Palestina dengan bendera Israel dan mengunggahnya ke Insta Story. Aksi tersebut mengundang amarah warganet dan ia lalu sempat menghapusnya. Sayang, jejak digitalnya tetap abadi.

“Terima kasih [Hamza Choudhury dan Wesley Fofana], atas dukungan kalian [terhadap Israel],”tulis caption provokatifnya

MotoGP Spanyol : Marquez Kehilangan Kepercayaan Diri

Marc Marquez Terkejut MotoGP Kian Kompetitif

Mobw.net – Rider Repsol Honda Marc Marquez tidak menjalani MotoGP Spanyol 2021 dengan mulus. Jorge Lorenzo meyakini, Marquez kehilangan kepercayaan diri usai accident.

Resurgence Marquez berlanjut di Jerez pada akhir pekan lalu. Itu adalah balapan keduanya di musim ini setelah menuntaskan seri Portugal dengan finis ketujuh.

Di MotoGP Spanyol, pebalap berusia 28 tahun itu pada awalnya melakoni dua latihan bebas pertama dengan lancar.

Namun, di sesi akhir latihan bebas ketiga Marquez mengalami kecelakaan cukup hebat yang membuat dia terlempar sehingga menabrak pagar pembatas. Motornya pun rusak.

Kondisi Marquez sempat dikhawatirkan lantaran belum lama pulih dari kecelakaan horor, juga di Jerez tahun lalu, yang memaksa dia absen sangat panjang. Namun, untungnya, juara dunia delapan kali itu tidak cedera serius.

Pada prosesnya, Marquez gagal menembus Q2 di sesi kualifikasi sehingga harus puas beginning dari posisi 14. Sialnya lagi, dia lagi-lagi jatuh di sesi pemanasan kemudian finis kesembilan di balapan dengan jarak lebih dari 10 detik dari pemenang Jack Miller.

“Marquez memulai akhir pekan dengan baik, tapi kecelakaan yang dialami membuat dia kehilangan rasa percaya diri,” ucap juara dunia MotoGP tiga kali itu di saluran YouTube-nya 99 Seconds, yang dikutip Tuttomotoriweb.

“Itu adalah insiden selip yang bisa saja mendatangkan konsekuensi yang lebih serius.

Tapi untungnya, dia lolos dengan hanya menderita sakit leher saja. Honda seolah-olah mengonfirmasi bahwa motornya memberikan sedikit kepercayaan diri pada penunggangnya,” imbuh Lorenzo.

MotoGP Spanyol 2021 bukan balapan yang oke buat Honda. Tim Jepang itu hanya menempatkan Takaaki Nakagami sebagai cyclist terbaik usai finis keempat.

Rekan setimnya, Alex Marquez sudah out sejak putaran pertama sedangkan Pol Espargaro yang menunggangi electric motor pabrikan finis kesepuluh.