Berjumpa Dengan Kanada di Piala Sudirman, Indonesia Berpeluang Besar Menang

Berjumpa Dengan Kanada di Piala Sudirman, Indonesia Berpeluang Besar Menang

mobw.net – Tim bulu tangkis Indonesia berpeluang menyapu bersih kemenangan saat bertemu Kanada di Grup C Piala Sudirman 2021. Pasalnya, Kanada dinilai sebagai tim terlemah di grup tersebut.

Di Grup C, Indonesia bisa dikatakan paling unggul dari tiga tim lainnya. Akan tetapi, Denmark dianggap bisa memberikan kejutan sebagai lawan terkuat. Sementara Rusia menjadi kuda hitam yang tentunya tidak boleh dianggap remeh.

Kemudian jika berbicara tentang Kanada, Hendra Setiawan dkk sepertinya bisa mengatasinya dengan mudah. Bahkan menyampu bersih kemenangan atas Kanada seharusnya sudah tak terbantahkan lagi.

Sebab, wakil Amerika Utara itu tak akan diperkuat oleh beberapa jagoan mereka, terutama tunggal putri peringkat 11 dunia yakni Li Michelle. Andai, Kanada membawa Li, pemain berusia 29 tahun itu punya peluang besar untuk menyumbang poin bagi Kanada saat melawan Indonesia.

Alasannya, Li punya ranking yang lebih bagus dibanding tunggal putri dengan peringkat tertinggi di skuad Indonesia saat ini yakni Gregoria Mariska Tunjung, yang ada di urutan 21 dunia.

Walaupun kedua pemain itu saling mengalahkan pada dua pertandingan yang telah mereka lakoni, tetapi Li setidaknya bisa berpotensi memberikan poin. Sayangnya harapan Kanada untuk mencuri poin harus pupus.

Bahkan bukan hanya Li, beberapa pemain kenamaan Kanada juga tidak diikutsertakan. Mereka adalah Jason Anthony Ho-Shue, Rachel Honderich, Kristen Tsai, Joshua Hurlburt-Yu and also Josephine Wu.

Padahal jika Kanada membawa nama-nama tersebut, mereka sedikit memiliki kekuatan. Jason Anthony Ho-Shue merupakan pemain tunggal sekaligus ganda putra yang cukup kuat. Lalu, ada Honderich/Tsai yang juga ganda putri peringkat 20 dunia.

Namun dengan absennya pemain kenamaan Kanada, tim perwakilan Pan-Amerika itu akhirnya memutuskan membawa skuad muda. Keenam pemain itu adalah Brian Yang, B.R. Sankeerth, Nyl Sakura, Rachel Chan, Catherine Choi, dan Crystal Lai.

Kedalaman skuad Kanada pun terbilang sangat dangkal. Mereka hanya mengirimkan enam pemain untuk berlaga di kejuaraan beregu campuran itu. Tercatat hanya Nyl Yakura yang saat ini berusia 28 tahun menjadi pemain tertua dan berpengalaman di Kanada.

Sedangkan yang lain masih sangat muda dan baru jebol dari degree junior. Brian Yang saat ini berusia 19 tahun, Sankeerth 23 tahun, Chan 17 tahun, Choi 20 tahun, dan Lai 19 tahun. Tentu, Kanada tidak menargetkan apa-apa selain menimba pengalaman pemainnya.

Pada sisi tunggal putra, Kanada bisa mengandalkan Yang dan Sankeerth. Yang pun yang baru berusia 19 tahun tercatat tengah panas-panasnya karena baru saja menjuarai Denmark Masters 2021.

Ia pun dianggap tunggal putra potensial untuk membawa nama besar Kanada. Saat ini, Yang tengah menempati urutan 43 dunia. Secara rekor pertemuan, satu-satunya pemain Indonesia yang pernah dihadapi Yang adalah Shesar Hiren Rhustavito.

Sayangnya, Yang masih kalah dari Shesar di Swiss Open 2021 dengan skor 19-21 dan 13-21. Sementara Sankeerth yang juga bisa turun di tunggal putra belum pernah bertemu dengan tiga tunggal putra Indonesia.

Namun begitu, Sankeerth dan Yang juga terbiasa turun di ganda putra. Kanada sendiri memiliki Nyl Yakura yang memang pemain spesialis ganda putra.

Biasanya, Nyl Yakura pun berduet dengan Jason Anthony Ho-Shue yang tidak dibawa ke dalam skuad. Akan tetapi, kali ini Nyl sepertinya harus mempersiapkan diri dengan rekan baru antara Yang atau Sankeerth.

Jika bertemu dengan ganda putra Indonesia, duet Nyl Yakura dengan rekan barunya nanti diprediksi akan menemui kesulitan.

Sebab, sudah dipastikan Indonesia memiliki tiga ganda kuat yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Pada tunggal putri, Kanada hanya memiliki Chan yang berusia 17 tahun. Ini merupakan penampilan pertamanya di turnamen besar di skuad senior. Mungkin ia bisa disejajarkan dengan Putri Kusuma Wardani dan Ester Nurumi Tri Wardoyo untuk saling unjuk gigi.

Lalu ganda putri, Kanada bisa memainkan Choi/Lai. Keduanya masih sama-sama muda dan minim pengalaman. Siapa pun pasangan Indonesia yang akan diturunkan melawan mereka diprediksi akan mampu memenangkan laga di sektor ini.

Terakhir di ganda campuran, Kanada bisa mengombinasikan beberapa pasangan. Nyl Yakura atau Sankeerth bisa saja ikut ambil andil untuk di ganda campuran. Sedangkan pada peran putrinya ada nama Choi atau Lai.

Sama seperti sektor lainnya, siapa pun pasangan Indonesia yang akan turun di ganda campuran ini diprediksi akan mampu mengatasi wakil Kanada. Sehingga, untuk saat ini kemenangan dengan sapu bersih seharusnya bisa didapat Indonesia saat melawan Nyl Yakura dan kolega.

Sekadar informasi, pertandingan antara Indonesia melawan Rusia akan menjadi laga kedua Grup C Piala Sudirman. Kedua tim akan saling berhadapan pada Senin (27/9/2021) pukul 20.00 WIB.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *