Perdebatan ESL”PM Inggris Boris Johnson Nilai Ini Merusak Sepak Bola”

PM Boris Johnson Terapkan Pembatasan Sosial Selama Enam Bulan di Inggris -  Dunia Tempo.co

Mobw.net – Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, merespons hadirnya kompetisi European Super Organization (ESL). Dirinya menilai bahwa ajang yang diagendakan mulai bergulir pada 2023 itu akan membuat perpecahan.

“Rencana untuk Liga Super Eropa akan sangat merusak sepak bola dan kami mendukung otoritas sepak bola dalam mengambil tindakan,” dikutip dari laman Twitter pribadinya.

Mereka akan menyerang jantung pertandingan domestik, dan akan menjadi perhatian penggemar di seluruh dunia.

” Klub yang terlibat harus menjawab [pertanyaan] follower mereka dan komunitas sepak bola yang lebih luas sebelum mengambil langkah lebih lanjut,” dia menambahkan.

Polemik European Super Organization (ESL) mulai meluas usai 12 klub pendiri membuat pengumuman pada Minggu (18/4) malam atau Senin (19/4) WIB.

Rincian dari 12 tim pendiri European Super Organization itu adalah Air Conditioner Milan, Toolbox, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur.

ESL juga digadang-gadang berniat untuk menyudahi eksistensi Liga Champions yang sudah puluhan tahun eksis di Eropa. Salah satunya dengan memberikan cost yang diklaim 4 kali lebih besar.

Namun demikian, FIFA dan UEFA masih menentang kompetisi ini digulirkan.

Namun demikian dua otoritas sepak bola dunia itu memilih mengambil sikap berbeda.

FIFA menyuarakan bahwa mereka tak setuju. Namun masih membuka pintu untuk berdialog.

Di satu sisi, UEFA lebih tegas dengan mengeluarkan 12 klub penggagas agar tak berpartisipasi di kancah Eropa.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *